---------------------------------------------------------------------------------------------------------
sampai hari ini detik ini menjelang subuh ini, aku masih ingat bagaimana awal mula perkenalan 'resmi' kita. 1 Desember 2009 saat itu kamu belum sendiri, kamu selalu berjalan bersama dia. selalu ku ingatkan untuk pasang mimik muka manis setiap selasa, karena kita pasti bertemu (meski kamu selalu sama dia). waktu itu salah satu sahabatku memanggil kamu untuk ikut bergabung di meja kami, sayang kamu menolak dengan sangat halus (pastilah, nanti pacar kamu marah :D) teman ku sempat memanggil mu untuk berkenalan dengan teman-temannya (termasuk aku) kamu bilang dengan sangat mantap ketika tiba gilirannya aku yang harus bersalaman dengan kamu, kamu bilang kamu tahu aku, kamu kenal aku.
beranjak siang, seperti biasa rasa penasaran yang selalu mengelayut dalam otak ku tergelitik untuk sekedar memastikan tidak ada yang terlewati di situs jejaring dengan aku sebagai membernya. dan VOILA!!! kamu baru aja accepted friend request dari aku. padahal request yang aku kirim sudah agak lama. mungkin sebelumnya kamu nggak terlalu tertarik untuk menambahkan aku di daftar teman kamu. i don't care, you already accepted my request. aku senang, senang sekali, kamu tahu bagaimana bahagiannya setiap anak perempuan yang baru saja dibelikan boneka oleh ayahnya? begitulah aku!
hari berikutnya, satu hari setelah resmi kita berkenalan, kita sempat berada dalam satu kelas yang sama, kelas kita disatukan, ah senang sekali rasanya! hanya saja, kamu masih tetap milik orang lain, maka aku diam. aku sedikit takut dengan perempuan matang disampingmu, mukanya seperti siap mencalak siapa saja yang berani main mata dengan kamu. selesainya, kita menempuh jalan pulang masing-masing, namun siapa duga siapa sangka, kita kembali bertemu, dan kamu menyapa aku untuk yang pertama kalinya.
oh ya, sedikit mundur lagi kebelakang. 1 september 2009 sedikit mendung buat aku, tapi entah mengapa tuhan kala itu begitu baik kepadaku, ketika mendadak kamu ikut masuk ke dalam kelas bahasa jepang ku. otot wajahku yang kala itu sedikit malas untuk sekedar tersenyum, langsung kendur ketika melihatmu masuk kedalam kelas.
kembali lagi,
setelah itu hampir tak pernah kita bertemu apalagi hanya sekedar melihat, kamu begitu sulit aku temukan. beberapa kali sempat aku melihat kamu tengah sibuk menelfon, entah, hanya saja ketika aku lihat sosok perempuan itu sedikit berlari kecil menghampiri kamu, barulah aku sadar, kamu menyuruhnya untuk lekas datang jika ingin diantar pulang. huh kamu arogan!
12 februari
aku sempat baca update status kamu, ingin rasanya aku tinggalkan komentar disana, setelah berfikir lama. langsung saja aku tinggalkan komentar. kamu tahu? setelahnya langsung ku tutup semua jejaring sosial dan laptop ku, jantungku berdegup kencang, padahal sih nggak seharusnya seperti itu, tapi percayalah ini baru pertama kalinya aku begini. hingga kemudian kamu membalas, lalu kubalas, dan aku mulai berani menyapa kamu ketika lampu hijau tanda kamu sedang ikut berpesta didunia maya menyala.
pada bulan yang sama, ada kesempatan pembelian tiket java jazz. berhubung harga murah aku langsung beli 2 untuk bisa kunikmati bersama sahabatku sejak lama, dan seperti dikisah ku sebelumnya, dia sakit.
lalu kamu menjadi satu-satunya kandidat yang disodorkan kepada ku. disinilah segalanya bermula. kita mulai akrab dan saling mengenal satu sama lain. 6 maret 2010.
setelah sebelumnya aku hanya memiliki rasa suka terhadap kamu, aku hanya memberi sedikit perasa untuk bisa tetap membakar semangatku kuliah. namun maaf seribu maaf, aku menodai pertemanan kita. aku sungguh lancang, aku tak mampu membendung semuanya. setelah semuanya kita jalani, setelah sekian banyak momen yang kita lakukan bersama, setelah perjalanan dengan jarak yang tak lagi dapat dikatakan dekat dan setelah berbagai kebohongan bodoh yang kita lakukan masing-masing. aku jatuh cinta. ya perasaan suka ku tumbuh kian subur seiring segala yang kita lewati bersama. maaf, maafkan aku telah menodai semuanya. tapi ini memang sulit untuk ku bendung ketika aku tahu, kamu yang terbaik selama aku mengenal kamu.


Posted by


